Buol - Inspektorat Daerah Kabupaten Buol menggelar Ekspos Telaah Sejawat Internal (TSI) Antar Inspektur Pembantu Wilayah pada Kamis (11/6/2026), di Aula Lantai II Kantor Inspektorat Daerah Kabupaten Buol. Kegiatan ini diikuti oleh para Inspektur Pembantu Wilayah (Irban), Auditor, dan Pejabat Pengawas Urusan Pemerintahan Daerah (P2UPD), sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam membangun profesionalisme Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) di lingkungan Inspektorat Daerah Kabupaten Buol. Secara sederhana, TSI adalah mekanisme evaluasi mutu yang dijalankan sendiri oleh unit pengawasan terhadap kinerja timnya. Tujuannya agar setiap proses audit dan pengawasan tetap sejalan dengan standar profesi, kode etik, dan aturan yang berlaku, sembari membuka ruang bagi penguatan kapasitas APIP. Agar hasilnya objektif, telaah dilakukan secara bersilang antar Irban. Mekanismenya adalah: Irban I menelaah Irban IV, Irban II menelaah Irban I, Irban III menelaah Irban Khusus, Irban IV menelaah Irban III, dan Irban Khusus menelaah Irban II. Sejumlah aspek yang ditelaah antara lain kepatuhan terhadap kode etik, kualitas perencanaan pengawasan, pelaksanaan audit, hingga penyusunan laporan hasil pengawasan. Melalui kegiatan ini diharapkan muncul gambaran tentang apa yang sudah berjalan baik dan apa yang masih perlu disempurnakan demi efektivitas pengawasan internal pemerintah daerah. Kepala Inspektorat Daerah Kabupaten Buol, Wahida, SE, M.Ak, CGCAE, dalam arahannya menyampaikan bahwa Telaah Sejawat Internal sebagai instrumen penting untuk menjaga mutu dan kredibilitas APIP. Menurutnya, pengawasan yang berkualitas harus diawali dengan komitmen untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap proses kerja yang telah dilaksanakan. "Melalui Telaah Sejawat Internal ini, kita dapat saling belajar, saling mengoreksi, dan berbagi praktik-praktik terbaik dalam pelaksanaan pengawasan. Kegiatan ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi sarana meningkatkan kualitas kinerja, memperkuat kepatuhan terhadap standar audit, serta mendorong peningkatan kapabilitas APIP," ujarnya. Ia menambahkan bahwa kualitas pengawasan yang terus meningkat menjadi salah satu pilar pendukung tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, akuntabel, dan bebas penyimpangan. Dengan kegiatan ekspose Telaah Sejawat Internal ini, Inspektorat Daerah Kabupaten Buol berharap berharap dapat terus meningkatkan kualitas hasil pengawasan, memperkuat budaya perbaikan berkelanjutan, serta mewujudkan APIP yang profesional, independen, dan berintegritas dalam mendukung pembangunan daerah. ©apipbuol